Rabu, 02 Oktober 2013

BULAN MARIA, BULAN PENUH RAHMAT



Salam sejahtera umat Katolik seluruh dunia, dimanapun anda berada.
Kita baru saja memasuki bulan Maria, dan tanpa terasa sudah memasuki hari yang kedua. Bagi kita umat Katolik, tentu inilah saat yang kita tunggu-tunggu. Setiap lingkungan pasti sudah siap dengan jadwal doa rosarionya.
Tentu, kita semua berharap bahwa hal ini bukan semata merupakan rutinitas, tetapi setiap tahun kita menginnginkan pertumbuhan iman yang lebih mendalam. Dan lebih jauh lagi, setiap umat penting untuk menyadari bahwa bulan Maria kali ini adalah bulan yang penuh rahmat. Kita percaya Bunda Maria tidak pernah gagal menyampaikan doa-doa dan permohonan kita kepada Yesus Puteranya.
Inilah kekhususan iman katholik, dimana kita mempunyai bunda yang selalu merangkul dan mengumpulkan kita anak-anaknya. Mari kita lihat bahwa para Bapa Gereja, selalu menempatkan Bunda kita di tempat yang teristimewa dalam hati dan tindakan. Bahkan Bapak Yohanes Paulus II mempunyai motto terserah padamu Maria (Totus tuus sum Maria).
Marilah di bulan Maria ini kita mempersiapkan hati, jiwa dan roh kita untuk menerima rahmat Tuhan melalui Bunda Maria, dan bersiaplah untuk mengalami mujizat-mujizatnya sebagaimana terjadi pada Perkawinan di Kana, karena dorongn Bunda kita. Siapkan rosario anda untuk mendaraskan doa rosario, minimal satu peristiwa setiap hari, dan jika memungkinkan 4 peristiwa :)
Bersiap juga untuk melakukan perjalanan jiarah ke gua Maria terdekat atau bahkan terjauh, mungkin di Lourdes atau di Guadalupe Mexico, yang mungkin telah anda rencanakan.

Selamat menyambut rahmat berlimpah di Bulan Maria kali ini. Tuhan memberkati. Amin

Administrator

Senin, 30 September 2013

Prasyarat Doa Menurut Santa Theresa dari Avila

Siapakah Santa Theresa dari Avila?
Santa Theresa Avila adalah wanita Katolik pertama yang diberi gejar Doktor dan Pujangga Gereja. Buku-buku dan tulisannya memberikan kontribusi yang sangat besar dan bermakna bagi kemajuan iman Katolik. Santa Theresa bersama Santo Ignatius dari Loyola, melalui tindakan dan doa-doanya telah berhasil membendung arus protestanisme di abad ke 16 dengan menampilkan ajaran penghayatan iman akan Kristus yang ssangat mendalam. Setelah membaca tulissannya, banyak tokoh-tokoh protestan saat itu yang berbalik menjadi Katholik dan bahkan bersedia menjadi martir.

Dalam tulisan Santa Theresa mengenai doa, yang didapatkan berdasarkan pengalaman pribadinya yang membutuhkan pencarian dan perjuangan selama 18 tahun, menyatakan bahwa doa membutuhkan tiga prasyarat, yaitu:

1. Cinta Kasih: cinta dan perdamaian dengan sesama dan saudara adalah prasyarat yang pertama. Perdamaian dengan sesama ini sesunggungnya sudah diajarkan Yesus dalam sabdaNya: "jika hendak berdoa, dan ada sesuatu dalam hatimu tentang saudaramu, ampunilah terlebih dahulu, setelah itu barulah engkau berdoa" (Mrk 11,25).

2. Kelepasan: mampu melepaskan diri dari harta milik duniawi atau ciptaan apapun, termasuk keluarga dan diri sendiri. Penyerahan total kepada kehendak Tuhan harus mengatasi segalanya.

3. Kerendahan hati: mengutamakan Tuhan dan menganggap diri ini tidak berarti sama sekali. Membuang segala ego dan kepentingan di hadapan Tuhan dan berserah sepenuh hati kepadaNya.

Dengan ketiga prasyarat ini, maka seseorang siap memasuki hadirat Tuhan. Tidak semata berbicara tentang kepentingan dan kebutuhan diri sendiri tetapi bersyukur atas segala berkat yang telah diterima dari Tuhan dan akan lebih banyak berkat lagi. Hening, dan merasakan kehadiran Tuhan, walau tanpa kata-kata akan memberikan pengalaman doa yang sangat luar biasa jika seseorang mau membuka diri dan menyambut kehadiran Tuhan dalam hatinya.

Semoga doa kita berkenan padaNya dan menjadikan setiap orang dari kita menjadi lebih akrab dan bersatu dengannya setiap hari sepanjang hidup kita. Amin

Bagi kemuliaan Tuhan,
Stefanus Manuntun Sitinjak

Lingkungan Santolouis Naik Peringkat, Berita Gembira

Sahabatku pengunjung Blog Santolouis yang setia,

Maaf sudah begitu lama blog ini tidak tersentuh, dikarenakan kesibukan yang amat sangat selama ini. Namun Tuhan berkehendak, bahwa blog ini harus tetap dipelihara, dan di update.

Dua tahun lalu, sekitar di akhir 2011, Lingkungan Santo Louis telah naik peringkatnya menjadi Wilyah yang membawahi tiga lingkungan di sekitar kompleks Griya Bukit Jaya. Kompleks di mana saya berada saat ini menjadi Lingkungan Monika.

Puji Tuhan, perubahan ini sejalan dengan pertumbuhan umat, dan untuk lebih terbangkitkannya semangat menggereja setiap umat, karena umat akan lebih tersentuh oleh para pengurus lingkungan.

Sejalan dengan itu maka judul blog berubah menjasi Santo Louis saja, dan blog juga bisa diakses dengan alamat santolouis.co.nr

Demikian kami informasikan, dan mohon doa dari semua pengunjung, agar karya Kristus di dunia, khususnya wilayah Santo Louis, Paroki Keluarga Kudus Cibinong semakin berkembang. Amin

Damai Sejahter selalu,
Stefanus Manuntun Sitinjak

Rabu, 01 September 2010

Doa Novena Medali Wasiat



Ya Perawan Maria yang tak bercela, Ibu Yesus Kristus Tuhan kami dan Ibu kami, dengan penuh kepercayaan akan perantaraanmu, yang kuasa dan tak terhingga dan tak pernah sia-sia sebagaimana sudah seringkali ternyata oleh medali wasiat, kami anakmu yang terkasih dan penuh kepercayaan, memohon supaya Engkau memperolehkan kami karunia dan anugerah yang kami minta dalam novena ini, adalah berguna bagi jiwa kami dan jiwa-jiwa yang kami doakan.
(sebutkan di sini permohonan anda)
Ya Maria, sudah berapa kali jiwa kami menjadi tempat suci bagi Puteramu. Yang benci akan dosa, perolehkanlah kami kebencian besar akan dosa dan kesucian hati, yang memperat kami dengan Allah, sehingga tiap-tiap pikiran, tiap-tiap kata, tiap-tiap perbuatan kami hanya memperbesar kemuliaanNya. Perolehkanlah bagi kami tabiat senang berdoa dan mati raga, supaya dapat kami peroleh kembali apa yang telah hilang karena dosa kami dan supaya pada akhirnya kami boleh sampai ke tempat yang terberkati itu, tempat Engkau menjadi Ratu para malaikat dan manusia. Amin
Ya Maria, semula jadi tak bercela, doakanlah kami yang berlindung kepadamu. (3X)

Rabu, 11 Agustus 2010

DOA UNTUK ORANG SAKIT


O, Tuhan Allah kami,

Penderita sakit ini telah datang kepadaMu untuk memohon, apa yang ia dambakan dan ia yakini sebagai yang terpenting baginya. “Sangatlah penting bahwa jiwa rohani kita sehat!” Berila Tuhan agar kata-kata itu melekat dalam hatinya. Tuhan, semoga kehendakMu yang kudus terlaksana padanya dalam segala hal!

Apabila Engkai ingin agar dia disembuhkan, semoga ia diberi kesembuhan. Tetapi andaikata kehendakMu lain, semoga ia mampu meneruskan memikul salibnya. Saya berdoa kepadaMu juga bagi kami yang mendoakan dia, bersihkanlah hati kai agar kami pantas menerima anugerah belas kasihMu.

Lindungilah dia dan ringankanlah penderitaannya. Semoga kehendakMu yang kudus terlaksana padanya. Semoga melalui dia NamaMu yang kudus dinyatakan, tolonglah dia memikul salibnya dengan berani.

(3X Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus)

Pesan Bunda Maria (Medjugorje):

“Anak-anakku, ini adalah doa yang paling indah yang dapat kamu doakan bagi orang sakit. Yesus sendiri menyarankannya bagi kita”

Kamis, 29 Juli 2010

Tahukah anda Mengapa Umat Katolik Berdoa kepada Bunda Maria?

Kenapa umat Katholik tidak berdoa langsung kepada Tuhan Yesus tetapi kepada Bunda Maria? Mungkin perlu di terangkan bahwa umat Katholik tetap berdoa kepada Tuhan Yesus, buktinya ? Kita masih berdoa Bapa Kami dan juga pada setiap Misa harian atau Mingguan kita masih tetap berdoa kepada Tuhan Yesus langsung.

Tetapi kenapa masih tetap berdoa kepada Bunda Maria kalau ada Yesus ? Jawabannya hanya ada di iman umat Katholik yang dimana keyakinan itu tidak ada di umat selain Katholik, yaitu karena umat katholik sangat percaya kepada orang-orang kudus seperti Bunda Maria. Dan terbukti selama berabad-abad sejarah umat Katholik meyakini Bunda Maria selalu datang ke dunia ini, dari sekedar menjumpai umat Tuhan Yesus, kemudian mewartakan kabar tentang dunia, sampai mengajarkan doa-doanya. Dan berkaitan dengan keyakinan tersebut tentunya kembali lagi kepada anda (umat selain Katholik), kalau anda percaya lakukanlah dan kalau tidak percaya dengan orang-orang kudus jangan lakukan.

Mungkin ada sebagian sahabat yang sejak kecil sangat meyakini bahwa ketidakbenaran ajaran Katolik dapat dilihat dalam penghormatan yang disampaikan kepada Santa Perawan Maria dalam Gereja Katolik, dan dalam begitu banyaknya doa yang dengan penuh kepercayaan disampaikan kepada Bunda Maria oleh umat Katolik. Sementara itu, banyak juga umat non-Katolik, setelah mempelajari dasar-dasar kebenaran akan devosi umat Katolik kepada Maria, begitu terpikat olehnya hingga akhirnya mereka ingin mendalami lebih jauh tentang katholik. Kebenaran tersebut sangat sederhana dan jelas karena seluruhnya terkandung dalam dua kebenaran yang ada berikut ini.


1. SANTA MARIA ADALAH IBUNDA ALLAH.

Umat Katolik percaya bahwa Allah tidak terikat oleh suatu kewajiban apapun untuk memiliki seorang ibunda; Katolik percaya bahwa Ia memilih untuk memiliki seorang ibunda dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Ia memilih untuk memperkenankan tubuh manusiawi-Nya dibentuk dalam rahimnya.

Ia memilih untuk memperkenankan ibunda-Nya melahirkan-Nya ke dunia sebagai seorang bayi kecil mungil . Ia memilih untuk mengijinkan ibunda-Nya menyusui-Nya, menggendong-Nya dalam pelukannya, melindungi-Nya dari mara bahaya, dan mengajari-Nya seperti layaknya seorang anak diajari oleh orangtuanya: menangis, berjalan, berbicara dan berdoa. Dengan demikian, Ia memilih untuk memberikan kepada Maria kuasa atas Diri-Nya yang hanya dapat dinyatakan dengan cinta. Umat Katolik percaya bahwa dalam memilih ibunda-Nya, Putra Allah memilih untuk memberikan kepadanya kuasa atas kehendak-Nya, yang karena kasih senantiasa dimiliki oleh seorang ibu yang baik bagi anaknya.

2. SANTA MARIA ADALAH IBUNDA SELURUH UMAT MANUSIA.

Umat Katolik percaya bahwa Yesus memilih untuk datang ke dunia melalui seorang ibunda agar ibunda-Nya itu dapat menerima pula segenap anak manusia yang berdosa sebagai saudara-saudari-Nya. Ia memberikan teladan bagaimana bunda-Nya harus dihormati dan dikasihi. Ia mempersiapkan bunda-Nya sebagai bunda seluruh umat manusia dengan memintanya untuk menanggung segala bentuk penderitaan yang mungkin, dan dengan demikian, mengajarkan kepadanya untuk menaruh belas kasihan pada segala bentuk penderitaan anak-anaknya. Jika ibunda-Nya itu adalah Bunda bagi Diri-Nya Sendiri, pastilah Ia membebaskannya dari penderitaan, oleh sebab Ia mempunyai kuasa untuk melakukannya dan karena Ia mencintai Bunda-Nya dengan kasih yang tak terbatas. Ia mengadakan mukjizat-Nya yang pertama di hadapan publik atas permintaan Bunda-Nya, dan menjelang ajal-Nya, Ia mengingatkan Bunda-Nya bahwa ia telah dipersiapkan sejak dari semula untuk menjadi bunda bagi seluruh umat manusia. Oleh karena itu, Katolik percaya bahwa Maria pastilah dengan antusias menolong mereka, dalam pencobaan jiwa maupun badan, seperti layaknya seorang ibu dengan antusias mengusahakan kesejahteraan bagi anaknya.

Doa Novena 3 Salam Maria dan Rosario yang didaraskan umat Katolik merupakan ungkapan kepercayaan mereka terhadap kedua kebenaran di atas. Umat Katolik yakin bahwa jika Bunda Maria berbicara kepada Putra Ilahi-nya bagi mereka, tak perlu diragukan lagi mereka pasti akan menerima jawab atas doa-doa mereka.Karena selain dari pada itu ternyata doa tersebut memang sunggu luar biasa Kuasanya.

Jadi sebaiknya kepada siapapun kita berdoa sepatutnya saling menghormati dan memahami bahwa jalan yang di lakukan setiap umat manusia berbeda-beda untuk mencapai tujuannya. Jadi kenapa ada yang masih sibuk membetulkan jalan orang lain sedangkan jalan yang di tempuhnya sendiri masih sangat susah di jalani/dicapai . Untungnya umat Katholik mempunyai Bunda Maria yang selalu memberikan jalan termudah untuk memohon doa kepadaNYa. Puji Tuhan, dan semoga damai Tuhan Yesus selalu bersama kita. AMin

sumber : “Why Catholics Pray to the Blessed Virgin Mary”; www.catholictradition.org

Jumat, 18 Juni 2010

PENYERAHAN DIRI KEPADA HATI KUDUS YESUS & PERSEMBAHAN DIRI KEPADA HATI TAK BERNODA MARIA



Penyerahan Diri Kepada Hati Kudus Yesus

Yesus,

Kami tahu bahwa Engkau penuh belas kasih, dan bahwa Engkau telah menganugerahkan hatiMu bagi kami. HatiMu itu dimahkotai duri dan dosa-dosa kami. Kami tahu, bahwa Engkau terus-menerus meminta agar kami tidak pergi dariMu dan tersesat.

Yesus,

Ingatlah kami bila kami ada dalam dosa. Dengan hatiMu buatlah semua orang saling mencintai. Buatlah agar kebencian lenyap dari kalangan manusia. Perlihatkanlah cinta kasihMu. Kami semua mencintaiMu dan ingin agar Engkau melindungi kami berkat hatiMu yang bagaikan gembala dan bebaskanlah kami dari segala dosa.

Yesus,

Masuklah ke dalam setiap hati! Ketuklah, ketuklah pada pintu hati kami! Sabarlah dan jangan berhenti. Kami masih tertutup karena kami belum memahami cinta kasihMu. Ketuklah terus menerus! O Yesus yang baik, buatlah agar kami membuka hati kami bagiMu, sekurang-kurangnya pada saat kami ingat kepada penderitaanMu, yang Kautanggung bagi kami. Amin.


PERSEMBAHAN DIRI KEPADA HATI TAK BERNODA MARIA

O, Hati Tak Bernoda Maria, yang bernyala dengan kebaikan, perlihatkanlah kasih sayangMu kepada kami. Semoga nyala hatiMu, ya Maria, turun atas seluruh umat manusia. Kami sangat mencintaiMu. Ukirlah cinta kasih sejati dalam hati kami sehingga kami terus menerus mendambakanMu. O, Maria yang lembut dan rendah hati, ingatlah kami apabila kami berdosa. Engkau tahu bahwa semua orang berdosa. Berilah kesehatan rohani kepada kami, berkat hatiMu yang tidak bernoda. Biarlah kami senantiasa melihat kebaikan hatiMu sebagai Bunda dan perkenankanlah kami dipertobatkan berkat nyala hatiMu. Amin.

(didiktekan oleh Bunda Maria kepada Jelena Vasilj 28.11.1983)

Yesus dan Maria, kami mempersembahkan hidup kami kepadaMu.