RENUNGAN FIRMAN TUHAN HARI INI: Kasih Karunia bagi Orang yang Percaya
Rabu, 5 Agustus 2026
Bacaan: Yeremia 31:1–7 • Yeremia 31:10,11–12ab,13 • Matius 15:21–28
Dalam bacaan pertama, Tuhan menyampaikan janji yang penuh pengharapan kepada bangsa Israel. Meskipun mereka pernah mengalami pembuangan dan penderitaan, Tuhan tidak pernah melupakan mereka. "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal." Kasih Allah tidak bergantung pada kesempurnaan manusia, tetapi pada kesetiaan-Nya sendiri. Ia selalu membuka jalan pemulihan bagi setiap orang yang mau kembali kepada-Nya.
Injil hari ini menghadirkan kisah perempuan Kanaan yang datang memohon kesembuhan bagi anaknya. Ia adalah seorang asing, bukan bagian dari bangsa Israel. Pada awalnya, Yesus seolah tidak menanggapi permohonannya. Namun perempuan itu tidak menyerah. Dengan kerendahan hati, ia tetap percaya bahwa belas kasih Tuhan bahkan cukup dinyatakan melalui "remah-remah" dari meja-Nya. Iman yang teguh dan rendah hati itulah yang membuat Yesus berkata, "Hai ibu, besar imanmu! Terjadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Putrinya pun sembuh seketika.
Sering kali dalam hidup, doa kita terasa belum dijawab. Kita mudah berpikir bahwa Tuhan diam atau bahkan menolak permohonan kita. Padahal, Tuhan sedang membentuk iman agar semakin dewasa. Ia menghendaki kita datang kepada-Nya bukan hanya saat segala sesuatu berjalan baik, tetapi juga ketika jawaban-Nya belum kita lihat.
Iman sejati bukanlah iman yang menyerah ketika menghadapi penundaan, melainkan iman yang tetap percaya kepada kasih dan kuasa Tuhan. Ketekunan dalam doa, kerendahan hati, dan keyakinan kepada-Nya membuka jalan bagi karya-Nya yang ajaib dalam hidup kita.
Doa
Tuhan Yesus, ajarlah aku memiliki iman yang teguh seperti perempuan Kanaan. Ketika doaku belum terjawab, mampukan aku untuk tetap percaya kepada kasih dan rencana-Mu. Bentuklah hatiku agar selalu rendah hati, tekun berdoa, dan setia mengikuti kehendak-Mu. Amin.
Tuhan tidak pernah mengabaikan iman yang tetap berharap kepada-Nya.
Dr. Manuntun Sitinjak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar