Senin, 20 April 2015

ROSARIO PEMBEBASAN BERKEKUATAN DAHSYAT



Rosario Pembebasan ditemukan dan disebarkan oleh Regis dan Maisa Castro, karena mereka telah merasakan manfaat yang sangat dahsyat dari mendaraskan doa ini setiap hari. Mereka terlepas dari berbagai permasalahan berat yang terasa menghimpit kehidupan mereka selama puluhan tahun.
Rosario pembebasan merupakan pewartaan sabda Tuhan, seperti Bartimeus yang berseru "Yesus anak Daud, kasihanilah aku". Dan oleh nama Yesus akan bertekuklututlah segala yang ada di Surga, di Bumi dan di dunia orang mati (bdk  Filipi 2: 9-10). Dalam Rosario pembebasan kita menyebut nama Yesus sebanya 205 kali.
Menurut mereka apapun masalah yang dialami dalam hidup baik itu masalah kesehatan, keuangan, keluarga, dan segala macam permasalahan hidup, semuanya akan terselesaikan dengan damai sejahtera dan kemenangan besar dengan mendaraskan rosario pembebesan dengan penuh penghayatan dan kesungguhan hati meminta pertolongan Yesus. Seperti Yesus yang menghardik gelombang dan angin di danau Galilea, demikianlah Yesus akan menghardik setiap permasalahan dalam hidup kita dan akan membuatnya tenang dan penuh kedamaian. 

Saya pribadi merasakan DAHSYATNYA doa rosario pembebasan ini, dan telah menghidupkan kembali harapan saya untuk keluar dari setiap permasalahan hidup saya. Dan bahkan saya percaya Yesus sedang mempersiapkan segala hal yang terindah dalam hidup saya yang akan membuat saya selalu bersukacita dan bergembira memuji namaNya. Inilah yang mendorong saya untuk share mengenai Rosari Pembebasan.
Selamat berdoa rosario pembebasan. 
Ingat! Rosario pembebasan tidak dapat mengesampingkan Rosario biasa. Maka kombinasi keduanya akan memberikan daya penyembuhan, penyelamatan dan Pembebasan yang tidak pernah anda pikirkan sebelumnya.
 


CARA MENGGUNAKAN ROSARIO PEMBEBASAN

  1.  Tanda Salib
  2. Doa Pembuka
    • (Doa ini fakultatif bisa diganti dengan doa spontan atau doa lain yang sesuai dengan ujud permohonan)
    • Tuhan Yesus, kami mohon ampun atas segala dosa kami. Kami mohon, dalam namaMu agar Allah Bapa melalui doa Rosario Pembebasan, mengutus Roh KudusNya mencurahkan kedalam hati kami karunia mewartakan sabdaMu dengan iman dan keteguhan. Kami mohon Yesus, agar kuasaMu dinyatakan dalam hidup kami dan agar Engkau mengerjakan mukjizat-mukjizat dan tanda-tanda ajaib melalui doa yang penuh iman ini yang tidak lain daripada pewarta sabdaMu. Dalam doa Rosario Pembebasan ini, kami mohon pertolonganMu untuk.....(Ujud doa........lalu diam sejenak)
  3. Aku Percaya
  4. Bapa Kami
  5. Salam Maria
    • Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria.........
    • Salam Bunda Allah Putra, Salam Maria..........
    • Salam Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria..............
  6. Kemuliaan
    • (Pilih salah satu peristiwa Rosario berikut ini-bisa berdasarkan hari atau ujud)
    • Pada butir rosario Doa Bapa Kami, kita akan berdoa:
      • Jika Yesus mebebaskan keluargaku, keluargaku akan sungguh-sungguh bebas
    • Pada butir rosario Doa Salam Maria, kita akan berdoa lima puluh kali:
      • Yesus kasihanilah keluargaku
      • Yesus, sembuhkanlah keluargaku
      • Yesus, selamatkanlah keluargaku
      • Yesus, bebaskan keluargaku
  7. Peristiwa Mulia
    1. Yesus bangkit diantara orang mati
      • Jika Yesus membebaskan aku, aku akan sungguh sungguh bebas
        • Yesus, kasihanilah aku!(10 kali)
        • Yesus, sembuhkanlah aku!(10 kali)
        • Yesus, selamatkanlah aku! (10 kali)
        • Yesus, bebaskanlah aku! (10 kali)
        • kemuliaan.................
    2. Yesus naik ke surga
      •  Jika Yesus membebaskan aku, aku akan sungguh sungguh bebas
        •  Yesus, kasihanilah aku!(10 kali)
        • Yesus, sembuhkanlah aku!(10 kali)
        •  Yesus, selamatkanlah aku! (10 kali)
        •  Yesus, bebaskanlah aku! (10 kali) 
        •  kemuliaan.................
    3. Roh kudus turun atas para rasul
      • Jika Yesus membebaskan aku, aku akan sungguh sungguh bebas
        • Yesus, kasihanilah aku!(10 kali)
        •  Yesus, sembuhkanlah aku!(10 kali)
        •  Yesus, selamatkanlah aku! (10 kali)
        •  Yesus, bebaskanlah aku! (10 kali) 
        •  kemuliaan.................
    4. Maria diangkat ke surga
      •  Jika Yesus membebaskan aku, aku akan sungguh sungguh bebas
        •  Yesus, kasihanilah aku!(10 kali)
        •  Yesus, sembuhkanlah aku!(10 kali)
        • Yesus, selamatkanlah aku! (10 kali)
        • Yesus, bebaskanlah aku! (10 kali) 
        •  kemuliaan.................
    5. Maria dimahkotai di Surga
      • Jika Yesus membebaskan aku, aku akan sungguh sungguh bebas
        • Yesus, kasihanilah aku!(10 kali)
        •  Yesus, sembuhkanlah aku!(10 kali)
        • Yesus, selamatkanlah aku! (10 kali)
        • Yesus, bebaskanlah aku! (10 kali)
        •  kemuliaan.................
  8. Salam Ya Ratu
    • Salam, Ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya Ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangMu yang besar kepada kami. Dan Yesus, PuteraMu yang terpuji itu, semoga Kau tunjukkan kepada kami. O Ratu, O Ibu, O Maria, Bunda Kristus. Amin
  9. Doa penutup
    • Tuhan Yesus, kami ingin memuji dan bersyukur kepadaMu, karena Engkau besar, melalui kerahiman dan belas kasihMu, menciptakan doa yang penuh kasih ini untuk menghasilkan buah-buah penyembuha, keselamatan dan pembebasan yang ajaib dalam hidup kami, dan dalam keluarga kami dan dalam kehidupan orang-orang yang kami doakan. Terima kasih Yesus, atas CintaMu yang tak terbatas kepada kami! Allah Bapa di Surga, kami mencintai Engkau dengan seluruh keyakinan seorang anak. Kami mendekatkan diri kepadaMu saat ini dan berdoa agar Roh KudusMu mengalir kedalam hati kami. Di hadapan salib Yesus Kristus, kami memperbarui penyerahan kami yang penuhh dan tanpa syarat kepadaMu. Kami mohon agar semua dosa kami diampuni dan ditempatkan didalam tubuh yesus yang terluka. Lepaskanlah kami dari segala kemalangan, kecemasan, penderitaan,dan semua yang merampas suka cita dari kehidupan kami. Kami mempersembahkan hati kami kepadaMu, dalam nama Yesus. Bapa kami jga menaruh pada tubuh Yesus yang tersalib semua kelemahan tubuh, jiwa dan roh kami; dan semua penderitaan, ketidakpastian dan segala kemalangan kami. Bapa, kami memohon kuasa penebusan Darah Yesus. Semoga Darah ini mengalir kepada kami sekarang untuk membersihkan dan memurnikan hati kami dari semua kejahatan. Penuhi kami dengan rohMu, Tuhan! penuhi kami dengan cintaMu, dengan kuasa, dan dengan kehidupanMu! Datanglah Roh Kudus Allah! Datanglah, dalam nama Yesus! Datanglah dan hidupkanlah sabda Allah, dalam diri kami, yang dirawatkan melalui Rosario pembebasan dan semoga menghasilkan dalam setiap hari rahmat untuk menyembuhkan, menyelamatkan, dan membebaskan, dan nama Yesus Kristus, Tuhan kami, AMIN
PERHATIKAN DAN INGAT
  1. Rosario Pembebasan sama sekali tidak boleh mengesampingkan Rosario yang biasa
  2. Ingat! Hanya satu intensi untuk satu rosario pembebasan. Artinya setiap peristiwa dalam rosario pembebasan ini, intensi tetap satu dan sama
  3. Kata "aku/keluargaku" dalam rosario pembebasan dapat diganti dengan nama orang yang didoakan
  4. Pedoman
    • Senin-sabtu = peristiwa gembira
    • Selasa-jumat = Peristiwa sedih
    • Rabu-minggu =  Peristiwa mulia
    • Kamis =  Peristiwa terang

Senin, 06 April 2015

DOA JABEZ

Semoga Engkau memberkati aku berlimpah-limpah, dan memperluas wilayahku, dan semoga tanganMu menyertai aku, dan melindungi aku dari mala petaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku. Amin

(Doa ini sudah mendatangkan kuasa dan berkat finansial yang melimpah bagi mereka yang mendoakannya seperti Jabez)

Minggu, 16 November 2014

BUNDA MARIA PENOLONG ABADI

Kisah Dibalik Lukisan Bunda Maria Penolong Abadi Lukisan Bunda Penolong Abadi adalah sebuah ikon, dilukis di atas kayu dan tampaknya berasal dari sekitar abad ketigabelas. Ikon ini berukuran kurang lebih 54 x 41,5 cm, menggambarkan Bunda Maria, di bawah gelar “Bunda Allah,” menggendong Kanak-Kanak Yesus. Malaikat Agung St. Mikhael dan Malaikat Agung St. Gabriel, melayang di kedua pojok atas, memegang alat-alat Sengsara – St. Mikhael (di pojok kiri) memegang tombak, bunga karang yang dicelupkan ke dalam anggur asam dan mahkota duri, sementara St. Gabriel (di pojok kanan) memegang salib dan paku-paku.

Tujuan dari sang pelukis adalah menggambarkan Kanak-Kanak Yesus menyaksikan penglihatan akan Sengsara-Nya di masa mendatang. Kegentaran yang dirasakan-Nya diperlihatkan melalui terlepasnya salah satu sandal-Nya. Namun demikian, ikon ini juga menyampaikan kemenangan Kristus atas dosa dan maut, yang dilambangkan dengan latar belakang keemasan (lambang kemuliaan kebangkitan) dan dari cara dengan mana para malaikat memegang alat-alat siksa, yaitu bagaikan memegang tanda kenang-kenangan yang dikumpulkan dari Kalvari pada pagi Paskah.

Dengan suatu cara yang amat indah, Kanak-kanak Yesus menggenggam erat tangan Bunda Maria. Ia mencari penghiburan dari BundaNya, sementara Ia melihat alat-alat sengsara-Nya. Posisi tangan Maria - keduanya memeluk Kanak-Kanak Yesus (yang tampak bagaikan seorang dewasa kecil) dan memberikan-Nya kepada kita - menyampaikan realita akan inkarnasi Tuhan kita, bahwa ia adalah sungguh Allah yang juga menjadi sungguh manusia. Dalam ikonografi, Bunda Maria di sini digambarkan sebagai Hodighitria, yaitu dia yang menghantar kita kepada sang Penebus. Ia adalah juga Penolong kita, yang menjadi perantara kita kepada Putranya. Bintang yang terlukis pada kerudung Maria, yang terletak di tengah atas dahinya, menegaskan peran Maria dalam rencana keselamatan baik sebagai Bunda Allah maupun Bunda kita.

Seorang saudagar mendapatkan ikon Bunda Penolong Abadi dari pulau Krete dan mengirimkannya ke Roma dengan kapal laut menjelang akhir abad kelimabelas. Dalam perjalanan, mengamuklah suatu badai dahsyat, yang mengancam nyawa mereka semua yang berada dalam kapal. Para penumpang bersama awak kapal berdoa memohon bantuan Bunda Maria, dan mereka diselamatkan.Begitu tiba di Roma, sang saudagar yang menghadapi ajal, memerintahkan agar lukisan dipertontonkan agar dapat dihormati secara publik.

Sahabatnya, yang menahan lukisan tersebut, menerima perintah berikutnya: dalam suatu mimpi kepada gadis kecilnya, Bunda Maria menampakkan diri dan menyatakan keinginannya agar lukisan dihormati di sebuah gereja antara Basilika St. Maria Maggiore dan St. Yohanes Lateran di Roma. Sebab itu, lukisan ditempatkan di Gereja St. Matius, dan kemudian terkenal sebagai “Madonna dari St. Matius.” Para peziarah berduyun-duyun datang ke gereja tersebut selama tiga ratus tahun berikutnya, dan rahmat berlimpah dicurahkan atas umat beriman.

Setelah pasukan Napoleon menghancurkan Gereja St. Matius pada tahun 1812, lukisan dipindahkan ke Gereja St. Maria di Posterula, dan disimpan di sana hingga hampir 40 tahun lamanya. Di sana, lukisan itu kemudian diabaikan dan dilupakan. Karena penyelenggaraan ilahi, lukisan diketemukan kembali. Pada tahun 1866, Beato Paus Pius IX mempercayakan lukisan kepada kaum Redemptoris, yang baru saja mendirikan Gereja St. Alfonsus, tak jauh dari St. Maria Maggiore. Semasa kanak-kanak, Bapa Suci berdoa di hadapan lukisan ini di Gereja St. Matius. Beliau memerintahkan agar lukisan dipertontonkan kepada publik dan dihormati; beliau juga menetapkan perayaan Santa Perawan Maria Bunda Penolong Abadi pada hari Minggu sebelum Hari Raya Kelahiran St. Yohanes Pembaptis.

Pada tahun 1867, ketika lukisan sedang dibawa dalam suatu perarakan yang khidmad melalui jalan-jalan, seorang kanak-kanak disembuhkan secara ajaib, yang pertama dari banyak mukjizat yang kemudian dicatat sehubungan dengan Bunda Penolong Abadi. Hingga hari ini, Gereja St. Alfonsus mempertontonkan ikon Bunda Penolong Abadi dan menyambut segenap peziarah yang datang untuk berdoa.

Kiranya setiap kita tidak pernah ragu untuk memohon bantuan doa dan perantaraan Bunda Maria kapan saja, teristimewa pada masa kesesakan.

Doa yang ditujukan kepada Bunda Penolong Abadi : 

Bunda Penolong Abadi, dengan penuh kepercayaan dan harapan, kami berlutut dihadapanmu. Belum pernah ada orang yang sia-sia mencari perlindunganmu. Semasa hidupmu sabagai ibu, engkau seringkali memberi pertolongan kepada Yesus puteramu. Dengan penuh kasih sayang engkau melindungi dan membimbing-Nya selama masa muda-Nya. Selama hidup-Nya dimuka umum engkau menghibur-Nya dan memberi dorongan kepada-Nya. Pada saat Dia menderita, engkau mendampingi dan menguatkan-Nya. Demikian juga, jadilah bagi kami seorang ibu yang selalu menolong kami.

Bunda Maria, kami ini juga anakmu. Di kayu salib, putera ilahimu telah memberikan dikau sebagai ibu kami dan engkau telah menerima kami sebagai anakmu. Kami tahu engkau memberi anak-anakmu khususnya mereka yang menghormatimu sebagai Bunda Penolong Abadi rahmat dan berkat yang tak terhitung banyaknya untuk jiwa raga mereka. Dengan penuh syukur, kami ucapkan terima kasih, atas segala perlindungan bagi kami dan bagi mereka semua. Bunda Penolong Abadi, jangan biarkan kami pergi sekarang tanpa hiburanmu. Kami selalu memerlukan bantuanmu, teristimewa dalam kesulitan yang sekarang ini kami alami.Bunda Maria, pandanglah kami dengan penuh kebaikan dan kasih sayang. Jadilah perantara kepada putera ilahimu, untuk memperoleh anugerah-anugerah, yang kami mohon dengan sangat dalam doa ini. Kami berjanji akan berterima kasih kepadamu selama hidup kami, sampai kami datang bersyukur kepadamu di Surga. Ibu yang kuasa, baik bagi kami, engkau dapat menolong kami, engkau pasti berkenan menolong kami, engkau bersedia menolong kami, O..... Ibu, Penolong Abadi yang setia, terimalah doa kami. Amin

Sumber Berita: www.katedraljakarta.or.id http://www.katedraljakarta.or.id/berita-kisah-dibalik-lukisan-bunda-maria-penolong-abadi.

Selasa, 11 November 2014

PENYERAHAN KEPADA BUNDA MARIA - Puji Syukur 216

Santa Maria, Bunda Allah, kami bersyukur karena Allah telah mem-bebaskan engkau dari noda dosa sejak engkau dikandung; Ia berkenan memperhatikan kerendahanmu, dan mengangkat engkau menjadi ibu Sang Juruselamat.

Kami bersyukur pula karena engkau telah menjadi teladan orang beriman. Dalam menanggapi panggilan Allah, engkau menyerahkan diri segenap hati dengan berkata, "Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu."

Ya Bunda, kami, para putramu, sangat mencintai engkau dan ingin mengikuti teladanmu. Mohonkanlah kami rahmat Allah, agar kami selalu berusaha melakukan kehendak Allah.

Bunda yang penuh kasih sayang, kami serahkan kepadamu segenap keluarga kami. Sudilah engkau selalu melindungi kami sekeluarga. Semoga kami semua menjadi anak-anak yang patuh kepadamu dan saling mengasihi dengan tulus hati.

Kami serahkan kepadamu segenap warga masyarakat kami bersama para pemimpinnya. Sudilah engkau melindungi mereka dalam setiap usaha membangun bangsa dan negara.

Ya Ratu pencinta damai, bantulah agar segala bangsa bersatu padu, hidup rukun dan damai. Bukalah jalan iman bagi mereka yang belum mengenal putramu, Yesus.

Doakanlah mereka yang dianiaya karena iman dan kebenaran. Semoga mereka tabah, dan tetap setia kepada Yesus, putramu.

Ya Bunda Maria, penolong yang sejati, hantar-lah semua permohonan kami ini ke hadapan putramu, Sang Maharaja Kerajaan Damai, tempat setiap doa permohonan dikabulkan, setiap beban hati diringankan, dan segala kelemahan dikuatkan. Dialah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. (Amin.)


DOA MALAIKAT PELINDUNG - puji syukur 218

Malaikat Allah, engkau diutus oleh Allah untuk melindungi umat-Nya, dan menghantar mereka ke tempat yang telah di tentukan oleh-Nya.

Ya Malaikat Pelindungku, aku bersyukur kepada Allah karena Ia sendiri berkenan mengutus engkau mendampingi dan melindungi aku.

Sudilah engkau melindungi aku terhadap semua yang membahayakan diriku; bila bahaya itu sudah dekat, sudilah engkau melawannya demi keselamatanku, sedangkan kalau bahaya itu masih jauh, bimbinglah aku menempuh jalan lain yang lebih aman.

Semoga engkau selalu mengingatkan aku akan kebaikan, dan jangan merelakan aku melakukan hal-hal yang kurang berkenan pada Allah. Kalau aku menghadapi godaan, mohonkanlah kekuatan dari Allah agar aku tidak goyah. Dan kalau aku jatuh ke dalam dosa, sudilah engkau membimbing aku untuk bertobat.

Lindungilah aku dalam ketenangan, dan jagalah aku bila aku tidur. Sudi-lah engkau memberikan penghiburan bila aku susah, dan memberikan kekuatan bila aku lemah.

Doakanlah aku selalu, agar dapat mengamalkan hidup kristen dengan tulus hati. Mohonkanlah aku rahmat Allah, agar aku mampu menjadi pewarta kabar gembira seperti Malaikat Gabriel, dan penumpas kejahatan seperti Malaikat Mikael.

Ya Malaikatku, semoga aku selalu mengikuti bimbinganmu. Dan bersama engkau, perkenankanlah aku selalu melambungkan pujian serta syukur kepada Allah dengan perantaraan Kristus, Tuhan kita. (Amin.)


Minggu, 09 November 2014

LOVE IS THE ONLY SOLUTION

Dalam keseharian hidup, sering kali kita bertemu dengan atau melihat permasalahan dunia yang kadangkala sangat rumit bahkan memilukan. Berita tentang peperangan, pengungsian, pembantaian, perceraian, kemiskinan, penderitaan, penindasan dan masih banyak lagi. Solusi untuk itu semua sesungguhnya hanya satu yaitu KASIH (Love).

Ada empat pertanyaan yang paling penting dalam hidup: Kesucian itu apa? Roh terbuat dari apa? Apa yang membuat hidup berharga? Dan, apa yang membuat mati berharga? 
Jawaban untuk semua pertanyaan ini sama. Hanya Cinta (Don Juan DeMarco)

Perbuatan jahat tidak akan pernah terselesaikan dengan pembalasan dengan cara yang sama, atau bahkan dendam. Tidaklah mungkin bisa membersihkan lantai dengan air kotor. Lantai sekotor apapun, tetaplah harus dibersihkan dengan air bersih.

Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu..... (Mat 5:39)

Sadarkanlah orang untuk tidak berbuat jahat dengan doa dan ucapan yang lemah lembut, tetapi jangalah sekali-sekali membalasnya dengan perbuatan jahat. Lantai kotor memang harus dibersihkan, orang berbuat jahat musti diberi pelajaran, tetapi dengan cara Cinta, bukan dengan cara dia.

Oh, seandainya ini disadari dan dilakukan oleh setiap orang, maka kejahatan akan berkurang drastis, jumlah penjarapun akan berkurang dan berkat akan semakin melimpah di bumi. Yesus mengajarkan bahwa tindakan Cinta adalah nomor satu, barulah menjalankan ajaran agama. Mungkin kita masih ingat cerita Yesus tentang Orang Samaria yang menolong orang yang dirampok di dalam perjalanan di Jeriko.

Yesus Sang  Maha Guru Cinta mengajarkan ini dengan sangat jelas:

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu (Mat5: 23-24)


Inilah kehendak Tuhan kita, Hanya Cinta. Dan jika kehendak kita sudah selaras dengan kehendakNya, maka kita tinggal meminta apa yang perlu buat kita, dan niscaya kita akan menerima itu semuanya, bahkan lebih dari itu dari padaNya.

Pikiran dan emosi kita memang akan sangat sulit untuk yang namanya memaafkan atau meminta maaf kepada orang lain yang jelas-jelas telah berbuat jahat kepada kita. Namun Cinta atau Roh tidak ada dalam emosi dan pikiran. Dia adalah tingkatan tertinggi darimana kita dibuat. Dialah Tuhan sendiri yang berdiam di dalam diri kita. Hanya dengan Cinta kita dapat melakukan itu.

Untuk memasuki dunia Cinta, dunia Roh, memang kita harus membuka diri untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Kita harus menenangkan tubuh, getaran fisik, emosi dan pikiran barulah kita merasa tenang dan dapat masuk kedalam diri kita sendiri (hati kita), ke dalam Roh, dimana Tuhan ada. 

The fruit of silent is prayer
The fruit of prayer is love
The fruit of love is service
The fruit of service is peace (Mother Theresa)

Demikianlah Cinta atau Kasih yang sempurna dapat masuk ke dalam kehidupan kita, dan kita masuk ke dalamnya, maka setiap permasalahan negatif dalam hidup kita, akan pergi dengan serta merta. Seban Yesus ada di hati. Amin


ANTIFON SANTA PERAWAN MARIA

Santa Perawan Maria,
di antara wanita di dunia,
tidak dilahirkan seorangpun,
yang sama dengan dikau.
Putri serta hamba Raja dan Bapa Surgawi,
Yang Mahatinggi dan Mahaluhur,
bunda Tuhan kita Yesus Kristus, Yang Maha Kudus,
doakanlah kami, bersama dengan Santo Mikael Malaikat Agung,
dan semua balatentara surga serta semua orang kudus,
pada Putramu terkasih yang Mahakudus, Tuhan dan Guru.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin