Renungan Hari Ini: Hati Yang Rindu, dan Terbuka bagi Allah Akan Mengalami Rahmat Allah
Bacaan:
- 2 Raja-Raja 5:1–15a
- Mazmur 42:2-3; 43:3-4
- Lukas 4:24–30
Dalam bacaan hari ini, kita disuguhkan kontras antara dua sikap hati: Naaman, seorang asing yang mengalami rahmat Allah karena kerendahan hati dan keterbukaannya; dan orang-orang Nazaret, yang justru menolak Yesus karena merasa sudah terlalu mengenal-Nya.
Naaman datang mencari kesembuhan, tapi ia justru mendapatkan lebih dari itu—ia mengalami perjumpaan dengan Allah yang hidup. Walau awalnya menolak karena merasa tidak masuk akal, akhirnya ia menyerah dan percaya. Dan di situlah mukjizat terjadi.
Sementara itu, orang-orang di Nazaret kehilangan rahmat besar karena mereka menolak percaya. Mereka tidak mampu melihat Allah hadir dalam kesederhanaan Yesus. Kesombongan dan prasangka telah menutup hati mereka.
Pemazmur hari ini mengungkapkan sebuah kerinduan yang dalam: "Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup." Inilah hati yang dibutuhkan agar kita bisa mengalami karya Tuhan yang luar biasa.
Tuhan tidak mencari hati yang tahu segalanya, tapi hati yang rindu, percaya, dan terbuka.
Doa:
Tuhan yang Maharahim, ajarlah aku untuk memiliki hati seperti Naaman dan seperti pemazmur—yang rindu akan Engkau dan terbuka terhadap cara-Mu yang sering kali tidak terduga. Jauhkan aku dari kesombongan dan sikap menutup hati seperti orang Nazaret. Curahkan terang dan kesetiaan-Mu agar aku terus dituntun dalam jalan-Mu dan mengalami rahmat-Mu yang membarui hidupku. Amin.
Tuhan memberkati kita semua 🙏 ❤️
Stefanus Manuntun Sitinjak
#renungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar