RENUNGAN FIRMAN TUHAN HARI INI: HATI SEPERTI APA YANG KITA MILIKI?
Minggu, 12 Juli 2026
Bacaan: Yes 55:10-11; Mzm 65:10-14; Rm 8:18-23; Mat 13:1-23 (atau Mat 13:1-9).
"Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!" (Matius 13:9)
Pagi ini saya mengikuti Perayaan Ekaristi di Gereja St. Liduina, Simpang Rambutan, Jambi, yang dipimpin oleh Romo Ignas. Dalam homilinya, Romo mengajak kami merenungkan bahwa Sabda Tuhan selalu ditaburkan dengan kasih yang sama kepada setiap orang. Yang membedakan bukanlah kualitas benihnya, melainkan kualitas hati yang menerimanya.
Romo Ignas mengingatkan bahwa ada beberapa macam hati dalam menerima Sabda Tuhan. Ada hati yang keras dan bebal, seperti tanah berbatu atau jalanan yang tidak memberi kesempatan benih bertumbuh. Sabda didengar, tetapi tidak pernah sungguh masuk ke dalam hati sehingga mudah hilang tanpa menghasilkan perubahan.
Ada pula hati yang dipenuhi semak duri. Sabda Tuhan sebenarnya bertumbuh, tetapi kemudian terhimpit oleh kekhawatiran, kesibukan, ambisi, dan berbagai urusan duniawi. Firman tidak lagi menjadi prioritas karena hati lebih dipenuhi oleh kecemasan dan keinginan-keinginan lain.
Namun Tuhan menghendaki agar hati kita menjadi tanah yang baik. Hati yang terbuka, rendah hati, mau belajar, mau bertobat, dan tekun menghidupi Sabda Tuhan. Di dalam hati seperti inilah firman bertumbuh, mengubah hidup, dan akhirnya menghasilkan buah yang berlipat ganda bagi kemuliaan Tuhan dan kebaikan sesama.
Renungan hari ini mengajak kita bertanya dengan jujur: Seperti apakah hati saya saat ini? Apakah hati saya masih keras sehingga sulit menerima teguran Tuhan? Apakah hati saya sedang dipenuhi kekhawatiran dan urusan dunia sehingga firman-Nya tidak lagi bertumbuh? Ataukah hati saya telah menjadi tanah yang subur, siap menerima Sabda dan menghidupinya setiap hari?
Tuhan terus menaburkan benih firman-Nya tanpa pernah lelah. Kini, pilihan ada pada kita. Marilah kita membuka hati, membersihkan "batu-batu" kesombongan, mencabut "duri-duri" kekhawatiran, dan mempersiapkan hati yang subur agar Sabda Tuhan menghasilkan buah yang berlimpah dalam hidup kita.
Doa:
Ya Tuhan, jadikanlah hati kami tanah yang subur bagi Sabda-Mu. Singkirkan kekerasan hati, kesombongan, dan segala kekhawatiran yang menghalangi firman-Mu bertumbuh. Semoga kami bukan hanya mendengar Sabda-Mu, tetapi juga menghayati dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hidup kami menghasilkan buah yang memuliakan nama-Mu. Amin.
Tuhan memberkati kita semua. ❤️
Dr. Manuntun Sitinjak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar