Senin, 31 Maret 2025

Today’s Reflection: Tears Turn Into Joy for Those Who Believe!


Today’s Reflection: Tears Turn Into Joy for Those Who Believe!

Readings:

  • First Reading: Isaiah 65:17-21
  • Responsorial Psalm: Psalm 30:2,4-6,11-12a,13b
  • Gospel: John 4:43-54

God promises a new heaven and a new earth, where sorrow and weeping will be no more (Isaiah 65:17-21). This promise brings hope in the midst of a broken world.

In the Gospel, a royal official comes to Jesus in desperation because his son is dying. Yet he believes in Jesus’ word even before seeing any sign: “Go, your son will live.” His simple faith leads to a miraculous healing.

Today’s Psalm echoes with thanksgiving: “O Lord my God, I cried out to you and you healed me.” God is faithful. He can turn mourning into dancing and despair into joy—for those who trust Him.

Prayer
Lord, teach us to trust in Your word, even in the darkest moments. Strengthen our hope in Your promise of restoration. Turn our sorrow into praise and our faith into strength. Amen.

God bless ❤️,
Manuntun Sitinjak

#catholic #reflection #wordofGod

Renungan Hari Ini: Tangisan Berubah Menjadi Sukacita bagi yang Percaya!


Renungan Hari Ini: Tangisan Berubah Menjadi Sukacita bagi yang Percaya!

Bacaan:
Bacaan Pertama: Yesaya 65:17-21
Mazmur Tanggapan: Mazmur 30:2.4-6.11-12a.13b
Bacaan Injil: Yohanes 4:43-54


Tuhan menjanjikan langit dan bumi yang baru, di mana tidak ada lagi tangisan dan penderitaan (Yes 65:17-21). Janji ini menjadi sumber pengharapan di tengah dunia yang sering kali penuh luka dan kekhawatiran.

Dalam Injil, seorang pegawai istana datang kepada Yesus dengan hati yang hancur karena anaknya hampir mati. Namun, ia percaya pada sabda Yesus tanpa melihat bukti terlebih dahulu: “Pergilah, anakmu hidup.” Iman yang sederhana itu membawa mukjizat pemulihan.

Mazmur hari ini menjadi gema syukur: “Aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.” Tuhan sungguh setia pada sabda-Nya. Ia sanggup mengubah tangisan menjadi sukacita, asal kita datang dengan hati yang percaya.

Doa
Tuhan yang penuh kasih, ajarilah kami untuk percaya pada sabda-Mu, bahkan ketika hidup terasa gelap. Teguhkan harapan kami akan janji pemulihan-Mu. Ubah ratapan kami menjadi pujian dan iman kami menjadi kekuatan. Amin.

Tuhan memberkati kita semua,
Manuntun Sitinjak 
#renungan

Jumat, 28 Maret 2025

Today's Reflection: True Repentance and Loving God and Neighbor


Today's Reflection: True Repentance and Loving God and Neighbor

In Mark 12:28b-34, Jesus teaches that the greatest commandment is to love God with all our heart, soul, mind, and strength, and to love our neighbor as ourselves. This love is not just a feeling, but a way of life.

Hosea 14:2-10 reminds us that true love for God begins with repentance. When we return to Him with a sincere heart, He promises healing and restoration.

Psalm 81 expresses God's longing for His people to listen and obey. He desires to bless us abundantly, but often we turn away from His voice.

These readings call us to realign our hearts: to love God above all, to turn from sin, and to show love through our actions toward others. When we do, we open ourselves to God's abundant grace and peace.

Prayer:
Lord, teach me to truly repent and love You with all my heart. Help me to reflect that love in the way I treat others each day. May Your love guide my steps. Amen.

God bless,

Manuntun Sitinjak #reflection #repentance #love #gospel

Renungan Hari Ini: Pertobatan Sejati dan Mengasihi Tuhan dan Sesama


Renungan Hari Ini: Pertobatan Sejati dan Mengasihi Tuhan dan Sesama

Yesus menegaskan bahwa hukum yang paling utama adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, akal budi, dan kekuatan, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri (Markus 12:28b-34). Inilah dasar utama hidup orang beriman.

Hosea 14:2-10 menunjukkan bahwa kasih sejati kepada Tuhan dimulai dari pertobatan. Ketika kita kembali kepada-Nya dengan tulus, Tuhan menjanjikan pemulihan dan kehidupan yang penuh berkat.

Mazmur 81 mengungkapkan kerinduan Allah agar umat-Nya mendengarkan suara-Nya dan meninggalkan allah-allah lain. Jika kita taat dan setia, Tuhan berjanji memberi gandum terbaik dan madu dari gunung batu.

Pertobatan sejati bukan sekadar penyesalan, tapi keputusan untuk kembali mengasihi Tuhan dan memantulkan kasih itu kepada sesama. Inilah jalan menuju hidup yang diberkati dan damai.

Doa:
Tuhan yang Mahakasih, bantu aku untuk sungguh bertobat dan mengasihi-Mu dengan segenap hatiku. Bimbing aku agar mampu mengasihi sesamaku seperti Engkau mengasihi aku. Amin.

Tuhan memberkati kita semua 🙏 ❤️ 

Manuntun Sitinjak  #renungan #pertobatan #kasih

Kamis, 27 Maret 2025

Prayer: “Holy Spirit, Stay and Linger in My Heart”


Prayer: “Holy Spirit, Stay and Linger in My Heart”


Holy Spirit, gentle breath of God,

I open the door of my heart wide for You.

Come—stay with me,

dwell not just for a moment, but forevermore.

Let my heart be Your resting place,

a sanctuary for Your holy presence.


When You are near, my soul is calm.

When You remain, I am alive.

Let Your peace flow through every beat of my heart,

and Your love echo in every corner of my soul.


Stay, O Spirit—don’t rush away.

Linger in the silence between my thoughts.

Let the whisper of Your presence

linger like fragrance long after the breeze is gone.

Mark me with Your light.

Leave traces of heaven in all I do.


I long for You…

More than morning longs for light,

more than silence longs for song.

Stay and linger, Holy Spirit,

forever in the depths of me.

Amen.

Senin, 24 Maret 2025


Renungan Hari Ini: Hati Yang Rindu, dan Terbuka bagi Allah Akan Mengalami Rahmat Allah

Bacaan:

  • 2 Raja-Raja 5:1–15a
  • Mazmur 42:2-3; 43:3-4
  • Lukas 4:24–30

Dalam bacaan hari ini, kita disuguhkan kontras antara dua sikap hati: Naaman, seorang asing yang mengalami rahmat Allah karena kerendahan hati dan keterbukaannya; dan orang-orang Nazaret, yang justru menolak Yesus karena merasa sudah terlalu mengenal-Nya.

Naaman datang mencari kesembuhan, tapi ia justru mendapatkan lebih dari itu—ia mengalami perjumpaan dengan Allah yang hidup. Walau awalnya menolak karena merasa tidak masuk akal, akhirnya ia menyerah dan percaya. Dan di situlah mukjizat terjadi.

Sementara itu, orang-orang di Nazaret kehilangan rahmat besar karena mereka menolak percaya. Mereka tidak mampu melihat Allah hadir dalam kesederhanaan Yesus. Kesombongan dan prasangka telah menutup hati mereka.

Pemazmur hari ini mengungkapkan sebuah kerinduan yang dalam: "Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup." Inilah hati yang dibutuhkan agar kita bisa mengalami karya Tuhan yang luar biasa.

Tuhan tidak mencari hati yang tahu segalanya, tapi hati yang rindu, percaya, dan terbuka.


Doa:

Tuhan yang Maharahim, ajarlah aku untuk memiliki hati seperti Naaman dan seperti pemazmur—yang rindu akan Engkau dan terbuka terhadap cara-Mu yang sering kali tidak terduga. Jauhkan aku dari kesombongan dan sikap menutup hati seperti orang Nazaret. Curahkan terang dan kesetiaan-Mu agar aku terus dituntun dalam jalan-Mu dan mengalami rahmat-Mu yang membarui hidupku. Amin.

Tuhan memberkati kita semua 🙏 ❤️ 

Stefanus Manuntun Sitinjak 

#renungan

Minggu, 23 Maret 2025

Pertemuan APP OMK Paroki St. Vincentius A. Paulo Gunung Putri Hari Ini


Pertemuan APP OMK Paroki St. Vincentius A. Paulo Gunung Putri Hari Ini

https://youtube.com/shorts/1dc-R9Y4Krw?si=FHiQ6m5yIJkMC4Tl

Pertemuan Aksi Puasa Pembangunan (APP) OMK Paroki St. Vincentius A. Paulo Gunung Putri hari ini berlangsung dengan penuh semangat dan sukacita. Dihadiri sekitar 50 peserta, kegiatan ini menjadi wadah yang luar biasa bagi Orang Muda Katolik untuk bertumbuh dalam iman dan semangat pelayanan.


Dalam sesi diskusi, kami secara terbuka membahas kesenjangan antara Gereja dan orang muda, serta merumuskan pendekatan dan solusi konkret agar OMK semakin merasa dimiliki, dilibatkan, dan diberdayakan oleh Gereja. Suasana pertemuan semakin kuat dengan kesadaran akan kehadiran Tuhan yang hidup dan memberdayakan kaum muda, menggerakkan hati untuk terus melayani dan menjadi terang bagi sesama.


Pertemuan ini tidak hanya memperdalam refleksi pribadi, tetapi juga menumbuhkan komitmen bersama untuk membangun diri, memperkuat keluarga, mempererat komunitas, serta menjadi bagian aktif dalam karya Gereja, masyarakat, dan bangsa.


Semua makin semangat dan siap berkarya untuk Tuhan!

Mari terus bertumbuh dalam iman, saling mendukung, dan mewartakan kasih dalam tindakan nyata.


#OMK #OMKIndonesia #Katolik #OMKGunungPutri #APP2025 #SemakinBeriman #SemakinBersaudara #SemakinBerkarya #UntukTuhanDanBangsa